Connect with us

Pelestarian Bahasa Daerah : Yuk, Simak Kosakata Bahasa Banjar dalam Aktivitas Sehari-hari!

Bahasa

Pelestarian Bahasa Daerah : Yuk, Simak Kosakata Bahasa Banjar dalam Aktivitas Sehari-hari!

Bahasa Banjar merupakan bahasa daerah yang biasanya dipakai oleh Masyarakat Banjar terkhusus oleh Suku Banjar di Kalimantan Selatan, sebagai bahasa Ibu. Sebuah bahasa Austronesia yang dipertuturkan oleh suku Banjar ini termasuk dalam daftar bahasa dominan di Indonesia. Bahasa Banjar merupakan anak cabang bahasa yang mengembang dari Bahasa Melayu. Asal bahasa ini telah tersedia di provinsi Kalimantan Selatan yang terbagi atas Banjar kandangan, amuntai, alabiu, kalua, alai, dan lain-lain. Bahasa Banjar dihipotesiskan sebagai bahasa Melayik, seperti halnya bahasa Minangkabau, bahasa Betawi, bahasa Iban, dan lain-lain

Mempelajari bahasa banjat dapat dijadikan sebagai cara untuk melestarikan kebudayaan bahasa di Indonesia. Bagi kalian yang tinggal di daerah yang mayoritas suku banjar, maka belajar bahasa banjar menjadi hal penting. Entah untuk kepentingan pekerjaan, sosialisasi ataupun untuk kepentingan lainnya.

Dengan mempelajari sedikit dasaran tentang bahasa banjar, hal ini akan mempermudah sobat dalam bersosialisasi di lingkungan sekitar. Ataupun setidaknya sudah memahami ketika orang lain sedang berkomunikasi di sekitarmu.

Nah sobat melansir dari laman p2k.itbu.ac.id, mari kita belajar secara langsung mengenai kosakata dalam bahasa banjar yang sering dipakai dalam kehidupan sehari-hari.

Yuk, simak beberapa kosakata dan penjelasan berikut:

Banjar Hulu Banjar Kuala Indonesia
baduhara bakurinah dengan sengaja
bibit jumput/ambil ambil
bungas/langkar mulik/baik rupa cantik
caram calap tergenang air
canggar kajung tegang/ereksi
ampah mara arah
banyu hangat banyu panas air panas
hangkui nyaring nyaring
hagan gasan untuk
gani’i dangani temani
ma-hurup ma-nukar mem-beli
padu/padangan dapur dapur
hingkat kawa dapat/bisa
pawa wadah tempat
himpat/tawak/tukun/hantup hamput sambit (lempar)
arai himung senang
tiring lihat memandang
tingau lihat toleh
balalah bakunjang berkunjung
lingir tuang tuang
tuti tadih/hintadi tadi
ba-ugah ba-jauh men-jauh
macal nakal nakal
balai langgar surau
tutui catuk pukul dengan palu
kadai warung warung
kau’ nyawa kamu
diaku unda aku
di sia di sini di sini
bat-ku ampun-ku punya-ku
ba-cakut ba-kalahi berkelahi
ba-cakut ba-pingkut berpegangan pada sesuatu
diang galuh panggilan anak perempuan
nini laki kai kakek
utuh nanang panggilan anak lelaki
uma mama ibu
puga anyar baru
salukut bakar bakar
kasalukutan/kamandahan kagusangan kebakaran
tajua ampih beristirahat
acil laki amang paman

Mari belajar untuk berproses dan berkembang

Click to comment
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments
To Top