Connect with us

Simak Materi Bahasa Indonesia : Unsur-unsur Pembangun Prosa!

Sastra

Simak Materi Bahasa Indonesia : Unsur-unsur Pembangun Prosa!

Simak Materi Bahasa Indonesia : Unsur-unsur Pembangun Prosa!

Nah, sobat setelah kita belajar bersama mengenai pengertian dan jenis prosa. Pada pembahasan kali ini kita akan belajar bersama mengenai unsur-unsur pembangun Prosa. Unsur-unsur pembangun merupakan segala sesuatu yang dirangkai dan dijadikan acuan dalam penulisan karya sastra. Unsur-unsur pembangun dapat berupa ide ataupun kerangka karangan dalam sebuah karya sastra. Dalam hal ini Prosa.

Prosa dibentuk dari beberapa elemen yang pada akhirnya akan membentuk sebuah karya dalam bentuk tulisan atau ide. Seperti halnya jenis-jenis satra yang lain, prosa juga memiliki unsur-unsur pembangun.

Unsur pembangun prosa ada 3 yaitu fakta cerita, sarana cerita, serta amanat cerita.

Fakta Cerita

  1. Alur

Alur merupakan urutan atau hubungan tertentu yang jalin menjalin pada peristiwa yang ada dalam cerita. Rangkaian peristiwa tersebut terjalin berdasarkan urutan waktu kejadian atau hubungan sebab akibat susunan alur dalam prosa fiksi memiliki tiga bagian yaitu awal, tengah, dan akhir.

  1. Tokoh

Pengarang akan menciptakan pelaku yang mendukung terjalinnya suatu cerita atau peristiwa yang disebut dengan tokoh. Proses pemberian watak dalam tokoh disebut penokohan hal ini diperlukan agar sebuah cerita terlihat nyata dan lebih hidup.

  1. Latar

Latar memiliki fungsi untuk membangun suatu keadaan maupun suasana yang diinginkan oleh pengarang. Latar dibagi menjadi tiga jenis yaitu : Latar waktu, latar tempat dan latar sosial.

Sarana Cerita

  1. Judul

Ialah bagian terluar dari prosa fiksi. Judul akan menjadi hal pertama yang akan dibaca oleh pembaca.

2. Sudut pandang

Merupakan cara memandang tokoh-tokoh cerita dengan menempatkan diri pengarang pada posisi tertentu. Beberapa jenis s udut pandang yaitu : pengarang sebagai pelaku utama, pengarang sebagai pelaku bukan pelaku utama, pengarang serba hadir, dan pengarang sebagai peninjauan.

3. Gaya bahasa

Gaya bahasa dalam prosa fiksi memiliki fungsi sebagai penyampai gagasan pengarang dan penyampai perasaannya sehingga pengarang bermaksud untuk mengajak pembaca merasakan apa yang ia rasakan.

Tema dan Amanat

Tema sering disebut sebagai gagasan yang mendasari lahirnya sebuah karangan dan sangat mendominasi di dalam karya satra. Tema sendiri merupakan masalah yang akan dipecahkan oleh pengarang melalui karya yang di ciptakannya.

Keberadaan tema di prosa fiksi dapat secara tersurat maupun tersirat. Tema dibagi menjadi dua yaitu tema mayor dan tema minor.

Amanat berisikan tentang ajaran-ajaran moral yang berupa ajakan, saran, atau anjuran kepada pembaca untuk membuat kepribadian yang lebih baik.

Unsur Ekstrinsik

  1. Biografi Pengarang

Sebuah karya pastilah memiliki alasan mengapa ia dibuat. Di saat pembuatan sebuah sastra pastilah tidak keluar dari jalan fikiran dan jalan kehidupan dari pengarang. Maka biografi pengarang memiliki kepengaruhan didalam pembuatan karya sastra.

  1. Nilai Sosial

Nilai yang berhubungan dengan aktivitas manusia dalam berinteraksi.

  1. Nilai Ekonomi

Nilai yang berhubungan dengan keadaan manusia dalam lingkup keuangan.

  1. Nilai Moral

Nilai yang berhubungan dengan sikap, perilaku, atau budi pekerti dari hasil

Mari belajar untuk berproses dan berkembang

Click to comment
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments
To Top